Syu’bah Takhosus Ilmi
Ma’had Ar Rosyad Al Islamiy
Ilmu bukan sekadar kumpulan informasi. Bukan pula sekadar kemampuan menghafal banyak jawaban.
Ilmu adalah cara memandang dunia.
Karena itu, semakin tinggi jenjang pendidikan, semakin penting bukan hanya bertanya:
“Apa jawabannya?”
Tetapi juga:
“Dari mana jawaban itu diperoleh?”
“Apa dasar yang digunakan?”
“Bagaimana kita mengetahui bahwa jawaban itu benar?”
Inilah yang menjadi perhatian Syu’bah Takhosus Ilmi. Sebuah jenjang pendidikan setara SMA dengan kekhususan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) yang dirancang untuk mematangkan kemampuan berpikir santri. Santri tidak hanya belajar apa yang harus diketahui. Tapi mereka juga dilatih untuk memahami bagaimana cara mengetahui.
MENGAPA JURUSAN IPA??
Karena kami ingin membuka jalan yang lebih luas bagi santri untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi yang mereka impikan. Syu’bah Takhosus Ilmi memberikan penguatan pada bidang Matematika, Fisika, Kimia, Biologi serta kemampuan berpikir ilmiah, analisis, dan pemecahan masalah.
Dengan bekal tersebut, santri memiliki dasar untuk melanjutkan pendidikan pada berbagai bidang sains, teknologi, kesehatan, dan bidang profesional lainnya. Ma’had membekali agamanya. Jurusan IPA mempersiapkan akademiknya. Perguruan tinggi menjadi tempat mengembangkan keahliannya.
APA KEUNGGULAN SYU’BAH TAKHOSUS ILMI MA’HAD AR ROSYAD?
Pendidikan sering kali membuat seseorang pandai menjawab pertanyaan. Tetapi kehidupan akan menghadapkan manusia pada persoalan yang tidak selalu memiliki jawaban langsung. Maka seorang penuntut ilmu membutuhkan kemampuan untuk berpikir. Di Syu’bah Takhosus Ilmi, santri dilatih untuk tidak terburu-buru menerima sebuah kesimpulan. Mereka dibimbing untuk mengenali sumber informasi, memahami dalil, melihat konteks, dan tidak mengambil kesimpulan secara tergesa-gesa. Mereka belajar bahwa tidak semua informasi adalah ilmu. Tidak semua pendapat memiliki kekuatan yang sama. Tidak semua kesimpulan dapat diterima tanpa melihat dasar dan cara memperolehnya.
Di Syu’bah Takhosus Ilmi, kami ingin menghasilkan santri yang: mampu berpikir, mampu belajar, mampu mencari sumber, mampu menganalisis, mampu berdiskusi, mampu menyampaikan pendapat dengan alasan, dan yang paling penting memiliki adab dalam mencari kebenaran. Karena kecerdasan tanpa adab dapat menjadi kesombongan. Dan pengetahuan tanpa arah dapat kehilangan makna.
Santri Syu’bah Takhosus Ilmi diarahkan untuk membangun tiga lapisan kompetensi.
-
Kompetensi Ilmiah
Santri memiliki kemampuan akademik yang kuat pada bidang IPA dan memiliki dasar kemampuan berpikir ilmiah.
-
Kompetensi Keilmuan Islam
Santri memiliki kemampuan memahami persoalan dengan merujuk kepada Al-Qur’an, Sunnah, dan penjelasan para ulama.
-
Kompetensi Berpikir
Santri mampu mengamati, bertanya, mencari, menganalisis, membandingkan, menyimpulkan, dan mengkomunikasikan gagasan secara bertanggung jawab.
Ketiganya diharapkan tumbuh bersama. Pintar secara akademik. Benar dalam cara berpikir. Beradab dalam mencari ilmu.
